Monthly Archives: February 2017

  • 0

Jenis Pintu Kamar Mandi dan Cara Merawatnya

Category : Artikel , Tips and Trick

Salah satu bagian dari kamar mandi yang rentan akan kuman namun sering terlupakan adalah pintu kamar mandi. Mengingat kamar mandi adalah tempat yang lembab dan basah menyebabkan pintu rentan rusak, berlumut ,kropos bahkan menjadi sembunyinya para kuman. Namun, sebelum melakukan perawatan, tentunya kita harus tau terlebih dahulu jenis – jenis pintu kamar mandi itu sendiri. Karena beda jenis beda cara perawatannya.

Berikut adalah jenis pintu kamar mandi dan cara merawatnya.

Pintu Kamar Mandi Bahan Vynil


Bahan ini hampir mirip dengan PVC, sehingga pasti akan tahan air, sifatnya yang ringan dan pemasangannya pun mudah. Bahan vynil sangat ideal untuk digunakan sebagai pintu kamar mandi sederhana, dengan harga yang terjangkau anda akan mendapatkan tampilan pintu yang menarik. Anda tidak perlu khawatir akan terjadi permasalahan berupa bunyi berisik pada bahan pintu ini, sehingga bisa jadi bahan vynil adalah jenis pintu idea untuk kamar mandi anda. Ketika anda membeli pintu kamar mandi berbahan vynil ini anda tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran lain untuk membeli kusen pintu sebab nantinya akan tersedia dalam satu paket, sangat praktis sekali.

Nah berikut cara merawatnya :

Langkah 1 : Siapakan 1liter air, campur dengan deterjen atau sabun cair secukupnya. Larutkan hingga berbusa.

Langkah 2: Basahi spons dengan air sabun. Gosokan spons ke seluruh permukaan pintu dengan tekanan cukup. Pastikan tidak ada bagian permukaan dan sisi- sisi pintu yang luput

Langkah 3: Celupkan spons penyerap air, kemudian balurkan airnya kepermukaan panel pintu sampai seluruh sabun dan kotoran bersih

Langkah 4 : Lap permukaan panel hingga ke tepi dan sisinya hingga kering

Pintu Kamar Mandi Bahan Alumunium


Alumunium memiliki kelebihan yang tidak terdapat pada kayu, yaitu tidak mudah lapuk, tahan air dan korosi. Mungkin alumunium bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan pintu kamar mandi, namun anda perlu tahu bahwa kadang-kadang penggunaan pintu berbahan alumunium dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan beberapa masalah kecil, berupa suara bersisik ketika anda membuka dan menutupnya yang diakibatkan oleh perubahan pada presisi pintu.

Cara Merawatnya :

Langkah 1 : Didihkan 1liter air. Tambahkan dua sendok makan krim tartar dan aduk

Langkah 2: Laburkan larutan ini ke seluruh permukaan pintu dengan menggunakan kuas biarkan selama 15menit

Langkah 3: Lakukan langkah 1 hingga 4 pada proses pembersihan pintu vinyl.

Pintu Kamar Mandi Bahan Kayu


Dalam kehidupan sehari-hari kayu adalah bahan pembuat pintu yang paling mudah dijumpai, ada beragam jenis kayu yang tersedia dan harganya pun bisa dikompromikan sesuai dengan anggaran yang anda miliki. Menggunakan pintu kamar mandi berbahan kayu memang tidak ada salahnya, namun pastikan anda mengetahui penempatannya secara tepat agar pintu tersebut dapat bertahan lama. Bahan ini lebih rentan terhadap cipratan air. Sering terkena cipratan, pintu jadi lembap, kemudian lapuk, dan hancur. Kerusakan biasanya berawal dari bagian bawah karena bagian ini yang paling sering dan lama terkena air. Kalau pintu sudah lapuk dan hancur, jalan termudah adalah mengganti daun pintu berikut kusennya dengan yang baru. Karena itu, pintu kayu kurang cocok untuk kamar mandi kecil. Jika ingin menggunakan pintu kayu, pasang pintu pada area yang jauh dari cipratan air. Boleh juga Anda melapisnya dengan bahan yang tahan air, seperti akrilik, fiber, atau aluminium, pada bagian dalam yang menghadap kamar mandi.

Semoga bermanfaat untuk anda!

Yuk lihat produk kami lebih lanjut.

Mailchimp